Heru Susilo
Sebanyak 1.620 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengikuti kegiatan Kerja Nyata (KKN) Tematik periode Januari–Februari 2025. (SMSolo/dok)
SOLO, suaramerdekasolo.com – Sebanyak 1.620 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengikuti kegiatan Kerja Nyata (KKN) Tematik periode Januari–Februari 2025. Mereka akan menjalankan program KKN di tujuh provinsi di Indonesia.
Rektor UNS, Prof. Hartono, bersama empat wakil rektor UNS dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Teguh Wiyono hadir dalam kegiatan pelepasan mahasiswa KKN Tematik. Dalam kegiatan tersebut dilepas 1.620 mahasiswa serta 83 dosen pembimbing.
Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya tanggung jawab, kreativitas, dan inovasi dalam pelaksanaan KKN. Dia juga berharap mahasiswa menjadi agen perubahan positif di lingkungan tempat mengabdi.
"Mahasiswa untuk menjaga etika, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memastikan program yang dilaksanakan tepat sasaran dan berkelanjutan," pesan Rektor.
Selain itu, UNS telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan asuransi kepada seluruh peserta KKN.
Hal itu menjadi langkah awal untuk memastikan keselamatan dan perlindungan selama mahasiswa menjalankan KKN.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Teguh Wiyono, mengatakan bahwa program KKN Tematik adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNS bersama BPJS Ketenagakerjaan sekaligus Duta BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan pelatihan kepada mahasiswa terkait komunikasi efektif, filosofi jaminan sosial, dan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Pihaknya berharap mahasiswa paham betul manfaat program jaminan sosial tersebut agar dapat menyampaikan informasi dengan tepat kepada masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa yang mengikuti KKN ini dapat menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam menyosialisasikan program jaminan sosial kepada masyarakat. Dengan fokus di desa, pasar, dan UMKM, mahasiswa diharapkan mampu mengedukasi masyarakat yang belum memahami atau memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan.**
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Rentan Desa di Sebatik
Kamis, 26 Februari 2026
Kepemimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031 Resmi Ditetapkan Presiden
Senin, 23 Februari 2026
Bengkulu Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Kamis, 11 Desember 2025