ILUSTRASI. Pelayanan peserta di kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Sudirman, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat pertumbuhan positif pada kinerja pengelolaan dana investasi di kuartal I 2025.
Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatatkan pertumbuhan positif pada kinerja pengelolaan dana investasi sepanjang kuartal I 2025.
Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun mengatakan hingga akhir Maret, dana kelolaan mencapai Rp 801,32 triliun.
“Angka ini tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Oni kepada Kontan, Jumat (2/5).
Dari total dana tersebut, Oni menyebut hasil investasi yang berhasil dibukukan mencapai Rp 12,377 triliun yang dialokasikan dalam beberapa instrumen.
“Surat utang menjadi portofolio terbesar dengan porsi 75,99%,” ujar Oni.
Sementara itu, instrumen deposito menyumbang 12,76% dari total alokasi, diikuti saham 6,79%, reksadana 4,13%, properti 0,26%, dan penyertaan sebesar 0,07%.
Diversifikasi portofolio ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan hasil investasi jangka panjang. Strategi ini menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan pembayaran manfaat kepada peserta.
BPJS TK Batam akselerasi penambahan kepesertaan pekerja informal
Kamis, 06 November 2025
500 Mahasiswa UIN Gus Dur Dapat Perlindungan Ketenagakerjaan
Senin, 20 Oktober 2025
Meninggal Pasca Tugas, BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan ke Petugas Haji
Selasa, 14 Oktober 2025