Bisnis.com, JAKARTA--Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaporkan cakupan kepesertaan hingga saat ini telah mencapai angka 35 juta pekerja. Cakupan tersebut ditargetkan dapat meningkat dua kali lipat dalam 5 tahun mendatang. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, sejak 19 bulan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya, BPJS Ketenagakerjaan berhasil menambah kepesertaan sebanyak 7 juta pekerja dari berbagai sektor. Alhasil, lebih banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan. “Tugas kami meningkatkan kepesertaan pekerja di Indonesia. Sampai dengan posisi sejak kami dilantik [19 bulan lalu] jumlah pekerja sudah meningkat 7 juta. Waktu kami dilantik bersama itu 28 juta, saat ini sudah 35 juta,” ujarnya usai bertemu dengan Jokowi dikutip dalam Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (7/10/2022).
Author: Annasa Rizki Kamalina
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi, Tindak Perusahaan tidak Patuh
Rabu, 09 September 2026
Momen Harpelnas 2026, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Layani Langsung Peserta
Jumat, 04 September 2026
Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA
Rabu, 19 Agustus 2026