Kacab Grha Bpjamsostek Sampaikan Belasungkawa Kepada Petugas Pemilu

Kacab Grha Bpjamsostek Sampaikan Belasungkawa Kepada Petugas Pemilu

Sebulan lalu

Bagikan

Oleh: Irvan Idris Saleh

Editor: Iwan Bagus Irawan


Kacab Grha Bpjamsostek Sampaikan Belasungkawa Kepada Petugas Pemilu

Menko PMK, Muhadjir Effendy (memakai topi hitam) ) menyerahkan santunan BPJamsostek kepada ahli waris petugas pemilu 2024. (Foto: Humas).

 

KBRN, Jakarta: Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha Bpjamsostek, Andry Rubiantara, menyampaikan, turut berduka cita atas musibah yang menimpa 44 petugas pemilu 2024 pada 14 Februari 2024. 


Semoga dengan adanya santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, dapat membantu perekonomian keluarga yang ditinggalkan.


"Mengingat rata-rata petugas pemilu tersebut merupakan tulang punggung keluarga. Dari kejadian ini kita dapat berkaca betapa pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan," ujar Andry, secara tertulis, Jum'at (27/2/2024).


Ia, mengingatkan, siapapun tidak pernah tau kapan ajal menjemput, bisa termasuk saat bekerja. Dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan setidaknya dapat bekerja keras tanpa harus cemas. 


Seperti diberitakan sebelumnya, suksesnya perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2024  ternyata meninggalkan cerita duka. Sebanyak 44 petugas meninggal dunia dan mengalami kecelakaan kerja saat melaksanakan tugas tersebut. 


“44 petugas telah menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan dengan nominal 2,57 miliar rupiah. Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh stakeholders antara lain DPR RI, Kemenko PMK, Kemenkeu, KSP, Kemendagri, Kemnaker dan tentu KPU dan Bawaslu serta Pemerintah Daerah yang telah memberikan arahan dan kebijakan untuk memastikan seluruh petugas penyelenggara pemilu terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo dalam kegiatan press conference dan penyerahan santunan kepada keluarga di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.


“Saya bersama Bapak Menko PMK, Kepala Staf Kepresidenan, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu pagi ini menyerahkan langsung santunan kepada 3 peserta kami dari petugas pemilu. Walaupun keluarga mendapatkan santunan, tentu tidak dapat menggantikan sosok yang telah berpulang," ucapnya. 


Dari ketiga ahli waris yang mendapatkan santunan, tercatat salah satu peserta atas nama Teguh Joko Pratikno.  Ahli waris Teguh mendapatkan santunan sebesar Rp254 juta yang terdiri dari santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dan manfaat beasiswa untuk kedua anak almarhum sejak TK hingga perguruan tinggi. 


Selanjutnya, Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan terdaftarnya petugas pemilu ke dalam BPJS Ketenagakerjaan menjadi sebuah keharusan. Karena kemungkinan risiko kerja yang terjadi selama melaksanakan tugas, sehingga pekerja dapat bekerja keras dan bebas cemas.


“Ini adalah sebuah langkah terobosan dibanding pemilu-pemilu sebelumnya di mana para petugas tidak mendapatkan jaminan, baik jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Mulai pemilu tahun 2024 ini petugas ad hoc pemilu mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas Muhadjir Effendy.


Ia, menambahkan, terlindunginya petugas ad hoc pemilu ke dalam BPJS Ketenagakerjaan sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Jamsostek. Ia Inpres tersebut menjadi perhatian khusus terutama bagi penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024 mendatang.

Selamat Datang di
Layanan Chat TanyaBPJAMSOSTEK
Hey there! Any question?
Hello!
20m ago
Hey! Would you like to talk sales, support, or anyone?
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.
Where can I get some?
The standard chuck...
There are many variations of passages of Lorem Ipsum available
Just now, Not seen yet
  • Hats
  • T-Shirts
  • Pants
Mohon Tunggu