KOMPAS.com — BPJS Ketenagakerjaan memperluas manfaat layanan bagi peserta aktif melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan. Berkolaborasi dengan perusahaan penyedia jasa ground handling penerbangan PT Gapura Angkasa menggelar Pekan MLT Perumahan. Inisiatif itu bertujuan memperluas akses pembiayaan hunian yang terjangkau bagi lebih dari 10.000 karyawan PT Gapura Angkasa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda nasional yang diselenggarakan serentak di 11 kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan pada 19–23 Oktober 2026.
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya mengatakan, fasilitas MLT Perumahan merupakan wujud komitmen lembaganya dalam menghadirkan nilai tambah bagi peserta melalui konsep Value Beyond Protection. Menurut dia, manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berupa perlindungan dari risiko sosial ekonomi, tetapi juga dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja.
"Melalui MLT Perumahan, kami ingin membantu para pekerja mewujudkan impian memiliki rumah sendiri,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2026). Trisna menjelaskan, kesejahteraan pekerja tidak hanya berkaitan dengan perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga. Melalui program MLT Perumahan, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas pembiayaan, yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp 500 juta, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp 150 juta, serta Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp 200 juta.
Selain itu, tersedia Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) bagi pengembang yang memenuhi ketentuan. Untuk memperoleh manfaat tersebut, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain telah terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal satu tahun, berstatus aktif dengan pembayaran iuran yang tertib, serta memenuhi ketentuan kelayakan kredit dari bank penyalur. Khusus fasilitas KPR dan PUMP, pembiayaan diperuntukkan bagi kepemilikan rumah pertama.
Melalui Pekan MLT Perumahan, pekerja juga dapat berkonsultasi langsung dengan BPJS Ketenagakerjaan dan mitra perbankan, termasuk Bank BJB, mengenai persyaratan, simulasi angsuran, dan mekanisme pengajuan pembiayaan. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan, PT Gapura Angkasa sebagai perusahaan layanan ground handling penerbangan, dan Bank BJB sebagai mitra perbankan. Kerja sama ini juga mendukung upaya PT Gapura Angkasa dalam meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari pemeliharaan produktivitas dan keberlanjutan perusahaan.
Hingga September 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan Rp 2,22 triliun untuk pembiayaan 1.026 unit rumah melalui fasilitas KPR, PUMP, dan PRP. Program tersebut juga melibatkan 124 perusahaan pengembang yang membangun 14.087 unit rumah. DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah dengan capaian tertinggi secara nasional. Trisna mengatakan, capaian tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan MLT Perumahan di kalangan pekerja masih dapat terus dikembangkan.
Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan akan memperkuat kolaborasi dengan perusahaan dan perbankan agar informasi serta akses terhadap fasilitas tersebut dapat menjangkau lebih banyak peserta. Trisna juga mengapresiasi PT Gapura Angkasa dan Bank BJB atas dukungan dalam penyelenggaraan Pekan MLT Perumahan di wilayah DKI Jakarta. Trisna berharap, kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman pekerja mengenai manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus mendorong pemanfaatan fasilitas pembiayaan perumahan sesuai kebutuhan.
"Kami mengajak seluruh pekerja untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya. Trisna juga mengimbau pekerja untuk aktif mencari informasi dan berkonsultasi dengan BPJS Ketenagakerjaan maupun bank mitra agar dapat memahami persyaratan dan mekanisme pengajuan pembiayaan. “Harapannya, semakin banyak pekerja yang dapat merasakan manfaat program ini dan selangkah lebih dekat untuk mewujudkan rumah impian bagi keluarganya," tuturnya.
Bagi PT Gapura Angkasa, keterlibatan dalam Pekan MLT Perumahan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan karyawan. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor jasa kebandarudaraan dengan lebih dari 10.000 karyawan, PT Gapura Angkasa memandang SDM sebagai aset strategis yang berperan penting dalam menjaga kualitas layanan, keselamatan, dan keunggulan operasional. Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika menyambut baik penyelenggaraan Pekan MLT Perumahan. Menurut dia, kegiatan tersebut membuka peluang bagi karyawan untuk memperoleh informasi dan akses terhadap fasilitas pembiayaan hunian.
"Dengan adanya layanan MLT, seperti KPR dan sebagainya, Gapura akan memberikan manfaat kepada karyawan kami. Karena pada dasarnya, perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer," ungkapnya. Made Hardika berharap, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu semakin banyak karyawan memahami dan memanfaatkan fasilitas pembiayaan perumahan sesuai kebutuhan serta kemampuan finansial masing-masing.
Dukungan terhadap program tersebut juga sejalan dengan upaya perusahaan membangun lingkungan kerja yang memperhatikan keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kesejahteraan karyawan. PT Gapura Angkasa meyakini bahwa karyawan yang sejahtera dan memiliki rasa aman akan memiliki fondasi yang lebih baik untuk berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. enada dengan hal tersebut, Direktur Operasional PT Gapura Angkasa Ruli Wijaya menegaskan bahwa perusahaan mendukung sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja. "Sinergi antara PT Gapura Angkasa dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk nyata dari program-program pemerintah untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, dalam hal ini khususnya di PT Gapura Angkasa," ujar Ruli. Keterlibatan PT Gapura Angkasa dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan perusahaan terhadap upaya memperluas akses kepemilikan hunian bagi pekerja melalui kolaborasi antara dunia usaha, lembaga jaminan sosial, dan sektor perbankan.
Perkuat Jaminan Sosial, Bpjs Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Dengan HIMKI
Kamis, 15 Oktober 2026
Hut Ke-27 Malut, Sherly Tjoanda Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Selasa, 13 Oktober 2026