TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tegal berkerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam program jaminan sosial bagi atlet, pelatih, official dan wasit di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Kamis (4/5/2023) kemarin.
Manfaat layanan yang diberikan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Ketua Askot PSSI Tegal, Desty Maniaro Loui mengatakan, program jaminan sosial dengan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat relevan untuk atlet, pelatih, official dan wasit.
Pihaknya akan melakukan pendataan terhadap 29 persatuan sepak bola (PS), dua klub dan kepengurusan Askot yang berjumlah sekira 51 orang.
Ia akan mengajak PS dan klub untuk bisa mengikuti program jaminan sosial BPJamsostek.
Sedangkan untuk kepengurusan Askot, akan disepakati untuk melakukan hal apapun dengan iuran.
"Progam ini relevan untuk para atlet maupun wasit. Apalagi dengan tunjangan hari tua yang sangat bagus dibanding asuransi lain," katanya kepada tribunjateng.com.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Mulyono Adi Nugroho mengatakan, kerjasama ini bertujuan agar seluruh pekerja di Indonesia khususnya keatletan atau pelaku olahraga memiliki kesejahteraan.
Karena atlet memiliki risiko ketika latihan, bertanding, baik itu tanding uji coba maupun kompetisi.
"Penandatanganan ini bertujuan untuk mewujudkan kerja sama dan sinergi yang saling menguntungkan serta tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya. (fba)
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi, Tindak Perusahaan tidak Patuh
Rabu, 09 September 2026
Momen Harpelnas 2026, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Layani Langsung Peserta
Jumat, 04 September 2026
Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA
Rabu, 19 Agustus 2026