Pedagang Gorengan Bisa Jadi Peserta


Posted : 10-02-2015 08:36:55

Dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, Kantor Cabang Batam I BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan program Goes To Society atau Tanya Saya di lapangan Plaza Botania Kecamatan Batam Kota, Minggu (8/2).

Program tersebut merupakan sosialisasi terhadap masyarakat yang belum mengerti tentang BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Kantor Cabang Batam I BPJS Ketenagakerjaan, Didi Suardi mengatakan, sejak PT Jamsostek bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan, masih banyak masyarakat yang belum memahaminya. Padahal program yang ada di dalam BPJS Ketenagakerjaan sama seperti PT Jamsostek.

"Masyarakat masih banyak yang belum mengerti, untuk itu kami hadir di tengah- tengah masyarakat ini untuk mensosialisasikan manfaatnya bila bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata Didi Suardi, Minggu (8/ 2).

Didi menuturkan, selain memberikan sosialisasi dan edukasi, masyarakat juga bisa langsung melakukan pendaftaran secara mandiri. Terutama, masyarakat yang tidak menerima upah, seperti pedagang atau memiliki usaha sendiri.

"Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya karyawan saja tapi pedagang atau yang memiliki usaha sendiri diwajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Didi. Adapun program BPJS Ketenagakerjaan yang ada saat ini meliputi dari program kecelakaan kerja, program santunan kematian dan program Jaminan Hari Tua. Tidak hanya itu, 1 Juli 2015 mendatang BPJS Ketenagakerjaan juga mengadakan program jaminan pensiun.

"Tidak hanya PNS, TNI maupun Polri saja yang akan menerima jaminan pensiun, tapi karyawan swasta dan mandiri bisa akan menikmati dana atau pensiunan di kemudian hari," terang Didi. Didi menuturkan, untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri, akan dilihat dari besaran pengahasilan dalam sebulan.

Contohnya, bila berpenghasilan Rp 2,5 juta hingga Rp 2.699.000 maka masyarakat membayar jaminan kecelakaan sebesar Rp 26 ribu ditambah jaminan kematian sebesar Rp 7800 dan ditambah Rp 52 ribu maka kalau ditotal secera keseluruhan menjadi Rp 85.800 per bulannya.

"Nantinya mereka akan membayarnya setiap bulan di bank yang telah bekerjasama seperti Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan Bank Bukopin. Biayanya murah jaminannya besar dan persyaratannya juga gampang tidak susah kok," ungkapnya.

Saat ini untuk peserta paket dari perusahaan telah terdaftar sedikitnya 5.000 perusahaan di Batam dengan jumlah peserta 181.409 peserta. Selain program tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga berhak mengajukan pinjaman uang muka perumahan, pinjaman renovasi rumah satu tahun serta bea siswa kepada anak peserta BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri.