Sidoarjo dukung pembentukan payung hukum kepesertaan BPJAMSOSTEK


Posted : 17-09-2020 14:36:16




Penyerahan simbolis kartu peserta BPJAMSOSTEK kepada tenaga sensus BPS di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (16/9/2020). ANTARA/Indra Setiawan/aa.


untuk memberikan perlindungan kepada tenaga nonASN seperti pengajar di sekolah swasta


Sidoarjo (ANTARA) -

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mendukung upaya pembentukan payung hukum terkait kepesertaan BPJAMSOSTEK terutama untuk tenaga pengajar nonASN supaya mereka memiliki perlindungan sosial saat bekerja.

 

Plh Bupati Sidoarjo Achmad Zaini di Sidoarjo, Rabu, mengatakan saat ini di Sidoarjo banyak tenaga pengajar yang belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

 

"Saat ini sudah terencana dengan baik, mungkin tinggal melakukan koordinasi lagi. Ini sudah baik, untuk memberikan perlindungan sosial kepada tenaga nonASN seperti pengajar di sekolah swasta," katanya di sela kegiatan FGD dan simbolis penyerahan kartu kepesertaan tenaga sensus BPS Kabupaten Sidoarjo, di Sidoarjo.

 

Ia menyatakan, untuk tenaga pengajar itu misalnya bisa menggunakan dana BOS yang selama ini diberikan kepada sekolah.

 

"Tinggal mengubah satu dua kalimat pada peraturan yang ada saat ini sudah bisa jalan. Tujuannya untuk menyejahterakan tenaga pengajar nonASN yang belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK," ucapnya.

 

Ia mengatakan, jika hal itu bisa terealisasi maka bisa lebih dari 10 ribu tenaga pengajar yang bisa terlindungi program sosial tersebut, sehingga mereka tidak perlu lagi khawatir saat bekerja.

 

"Pada PAK tahun ini kami sudah meminta klasifikasi penghasilan dari guru swasta. Dengan demikian ada dukungan kesejahteraan mereka lebih terjamin," ucapnya.

 

Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Kabupaten Sidoarjo, Ainul Rofik mengatakan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo.

 

"Di tengah pandemi COVID-19 ini, memberikan pelayanan kepada para peserta tanpa melalui kontak fisik dan protokol kesehatan tetap menjadi prioritas," ujarnya.

 

Ia juga terus berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan supaya mendaftarkan seluruh karyawan mereka dalam empat program BPJAMSOSTEK yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian dan juga Jaminan Pensiun.

 

"Ini merupakan program pemerintah demi melindungi para pekerja yang ada di Indonesia," ucapnya.


Pewarta: Indra Setiawan

Editor: Agus Salim

COPYRIGHT © ANTARA 2020