BPJAMSOSTEK Dorong Sektor Nonformal jadi Peserta


Posted : 30-07-2020 15:27:58


MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Magelang mendorong sektor nonformal untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Pasalnya hingga kini kesadaran sektor ini masih sangat minim.


Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Magelang Budi Santoso mengatakan, selama ini masyarakat belum mengetahui jika peserta BPJAMSOSTEK bisa dari sektor nonformal. Sehingga belum banyak masyarakat yang berpenghasilan atau melakukan kegiatan perekonomian mendaftarkan diri sebagai peserta.


“Selama ini masyarakat tahunya yang bisa mempunyai BPJAMSOSTEK adalah karyawan yang bekerja di pabrik maupun sektor lainnya, padahal secara mandiri juga bisa,” terangnya, Rabu (29/7).


Oleh karena itu, pihaknysa sangat mendorong kepada masyarakat yang mempunyai kegiatan ekonomi secara mandiri untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Jika sudah terdaftar maka akan mendapatkan hak-hak yang sama seperti peserta dari sektor formal.


“Hak-hak yang didapatkan akan sama persis dengan peserta dari sektor formal, jadi jangan terlampau khawatir,” katanya.


Ia menyebutkan, ada dua program untuk kepesertaan BPJAMSOSTEK dari sektor nonformal, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua (JHT). Masyarakat bisa memilih menjadi peserta dari program yang ada.


Namun katanya, jika memang dirasa sangat perlu dan dibutuhkan, maka masyarakat yang memiliki kegiatan perekonomian (sektor nonformal) bisa mengikuti kedua program tersebut. Hanya saja konsekwensinya harus membayar dua iuran.


“Iurannya sangat terjangkau, untuk jaminan kematian Rp16.500 per bulan dan JHT Rp20.000 per bulan. Jika ikut dua program maka jumlah iuran yang dibayar Rp36.500 per bulan,” terangnya.


Ia menangatakan bahwa Perlindungan asuransi ketenagakerjaan penting dimiliki oleh pekerja termasuk pekerja nonformal.


“Dengan mengikuti program BPJAMSOSTEK, para pekerja nonformal seperti petani, nelayan, penarik becak dan lain-lainnya, manakala terjadi kecelakaan pada saat bekerja, BPJS akan memberikan santunan secara proporsional. Lagi pula, iuran untuk BPJAMSOSTEK juga sangat terjangkau,” katanya.


Ia menambahkan bahwa pekerja sektor nonformal jumlahnya sangat banyak, dimana mereka memiliki risiko pekerjaan yang sama dengan pekerja formal bahkan bisa lebih tinggi. Sehingga mereka juga sangat membutuhkan perlindungan untuk menjamin biaya pengobatan dan lainnya.


“Kami membawahi Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo, jumlah sektor nonformal sangatlah banyak, harapan kami kesadaran untuk mendaftarkan diri bisa semakin tinggi,” harapnya.(set)