BPJAMSOSTEK Bikin Terobosan Lapak Asik, Begini Pengakuan Penerima Manfaatnya


Posted : 17-05-2020 04:00:41

Pewarta: Mohammad Naufal Ardiansyah | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANG – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK membuat terobosan baru terkait pelayanan di tengah masa pandemi Covid-19. Pihaknya meluncurkan program Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik).

Program sesuai protokol Lapak Asik ini mendapatkan pujian dari masyarakat yang merasakan secara langsung manfaatnya. Seperti yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang yang telah menerapkan Program Lapak Asik.

Berikut beberapa rangkuman testimoni peserta BPJAMSOSTEK atas manfaat Program Lapak Asik yang diterima TIMES Indonesia, Sabtu (16/5/2020).

Meirza Perdana, salah satu peserta BPJAMSOSTEK di Malang mengaku dirinya sangat puas dengan pelayanan BPJAMSOSTEK melalui program Lapak Asik.

Ia mengatakan di era yang serba digital ini, layanan Lapak Asik menjadi salah satu solusi apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 di mana masyarakat diminta untuk tetap beraktivitas dari rumah masing-masing.

"Karena sekarang serba digital atau online jadi persyaratan tinggal difoto dan dikirim melalui online tanpa harus antre ke kantor. Cara begini bisa hemat waktu dan tenaga. Pelayanan mantap ke depan lebih baik lagi," ungkap Meirza.

Ia juga mengusulkan kepada pihak BPJAMSOSTEK untuk selalu meningkatkan pelayanan publik. Respon cepat dan tanggap di sektor pelayanan menjadi harapan para peserta.

Basamah Meyana pun mengakui kemudahan pelayanan BPJAMSOSTEK melalui program Lapak Asik ini. Peserta BPJAMSOSTEK di Malang itu mengatakan sejauh ini ia tidak menerima permasalahan di dalam pelayanan. Justru ia mengapresiasi pelayanan super cepat yang dinilai sangat baik olehnya.

"Sekarang tidak perlu waktu khusus ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Cukup scan berkas dan kirim via email. Kita menunggu verifikasi Vidcall dari BPJS Ketenagakerjaan dimana saja lokasinya," akunya.

Ia berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang karena pelayanannya yang maksimal. Saat mengurus klaim program, dirinya mengaku selalu lancar tanpa kendala.

"Sejauh ini klaim saya selalu lancar. Bahkan petugas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang menyampatkan waktu menghubungi saya agar urusan klaim saya cepat selesai," tambahnya.

Sependapat dengan dua peserta BPJAMSOSTEK yang menerima manfaat sebelumnya, Fita Lestari menuturkan bahwa program Lapak Asik yang pernah dicoba itu sangat membantu pelayanan tanpa harus berdesakan.

Ia menambahkan, Lapak Asik dapat menghemat waktu dan tenaga lantaran masyarakat tidak harus antre mengular di kantor pelayanan sehingga berdesakan dengan orang lain.

"Selain itu juga kita sedikit membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi sekarang di Malang Raya akan menerapkan PSBB. Kita terbantu dengan program Lapak Asik ini. Benar-benar asik," ucapnya.

Protokol Lapak Asik diresmikan sejak Maret 2020 lalu untuk menekan penyebaran Covid-19. Terobosan ini mendapatkan respon positif dari peserta BPJAMSOSTEK karena selain keamanan Covid-19, juga dapat menekan terjadinya praktik calo.

Seperti diberitakan TIMES Indonesia sebelumnya, prosedur klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang sebelumnya mengharuskan peserta hadir dan membawa dokumen asli ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, kini dapat dilakukan sepenuhnya secara online.

Kemudahan ini tentunya dapat dimanfaatkan seluruh peserta untuk tetap bisa melakukan klaim JHT dari rumah, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Cabang Malang, Cahyaning Indriasari, mengatakan BPJAMSOSTEK telah mengupayakan untuk dapat mengakomodir kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana JHT dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan physical distancing yang diimbau pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Namun selalu saja ada pihak-pihak yang memanfaatkan keadaan dengan membuka jasa bantuan atau calo dalam melakukan klaim JHT menggunakan protokol Lapak Asik.

"Prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud," tegas Cahyaning.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengakses kanal resmi BPJAMSOSTEK dalam mendapatkan informasi. Masyarakat diminta untuk bijaksana dan tidak mudah terbujuk tawaran calo atau jasa sejenisnya, yang justru bisa merugikan peserta itu sendiri.

"Jangan sampai dana JHT yang sudah ditabung selama bekerja malah dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan sendiri, karena praktek percaloan sarat dengan penipuan," pungkasnya.

Cahyaning meminta peserta untuk teliti dan harus memastikan telah memindai dokumen yang dibutuhkan yang dikirimkan melalui email, dan memastikan nomor telepon yang digunakan bisa menerima panggilan video untuk kebutuhan verifikasi oleh petugas.

"Semoga semua peserta dapat memanfaatkan fasilitas Lapak Asik BPJAMSOSTEK dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan diri peserta dan keluarga. Semua kemudahan ada di Lapak Asik. Jangan sia-siakan kemudahan layanan yang kami berikan," tutupnya. (*)