Di HUT ke 42 tahun, BP-Jamsostek komitmen sasar pekerja informal


Posted : 06-12-2019 10:24:03

Kamis, 5 Desember 2019 15:00 WIB


Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BP Jamsostek, Toto Suharto (kanan) dan Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Makassar Dodit Isdiyono (kiri) pada peringatan HUT ke 42 BP Jamsostek di Makassar, Kamis (5/12/2019). ANTARA /Nur Suhra Wardyah


Kami akan menggarap sektor pekerja informal yang tidak dinaungi oleh korporat

Makassar (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP-Jamsostek) yang sebelumnya disebut BPJS Ketenagakerjaan pada hari jadi ke 42 tahun komitmen menargetkan para pekerja informal dapat menjadi peserta jaminan asuransi perlindungan sosial.


Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Toto Suharto mengemukakan HUT ke 42 tahun BP-Jamsostek melambangkan bahwa perlindungan tenaga kerja sudah berjalan di Indonesia, yang saat ini BPJS Ketenagakerjaan tumbuh bersama pekerja Indonesia apapun pekerjaannya dengan berbagai programnya.


"Kami akan menggarap sektor pekerja informal yang tidak dinaungi oleh korporat. Seperti pedagang, petani, tukang batu, tukang becak maupun tukang ojek online untuk bisa mendapatkan perlindungan minimal Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) agar ketika mengalami musibah, keluarga bisa lebih tenang," jelasnya.


Toto menyebutkan hal ini begitu penting lantaran pekerja informal mencapai 70 persen dari seluruh sektor yang ada se Indonesia, termasuk untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan maupun Maluku.


Untuk itu, BP-Jamsostek wilayah Sulawesi Maluku melakukan pungutan, panggilan memudahkan kepada masyarakat melalui sosialisasi yang terus digencarkan agar keberadaan BP-Jamsostek semakin muncul ke permukaan atau mengambil resiko terhadap kejadian yang bisa menimpa pekerja kapan saja dan dimana saja.


"Secara peraturan undang-undang, pekerja minimal dilindungi selama enam bulan, ini bukanlah hal yang sulit, karena dengan iuran Rp16.800, mereka akan dilindungi dua program yaitu JKK dan JKm," katanya.


Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Makassar Dodit Isdiyono menegaskan akan meningkatkan pelayanan, berkolaborasi dan berinovasi untuk memberikan manfaat kepada pekerja meski jangkauan geografis terkadang menjadi kendala tetapi BP-Jamsostek komitmen dengan seluruh cabang untuk terus mengedukasi masyarakat.


"Kita masih butuh peningkatan, karena beda-beda masing-masing provinsi untuk melakukan kolaborasi. Kita mendorong masing-masing cabang, mengedukasi seluruh lini untuk bisa mengetahui dan paham seluruh program BP-Jamsostek," katanya.


HUT BP Jamsostek ke 42 dirayakan dengan beberapa perlombaan yang diikuti oleh seluruh karyawan BP Jamsostek, serta pemberian kuis dan games-games menarik untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar yang melakukan kunjungan hari ini ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.


 

Pewarta : Nur Suhra Wardyah

Editor : Sambas