Perlindungan WBP, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi di Rutan Kelas II B Dumai


Posted : 18-10-2019 09:20:01

RiauKepri.com, DUMAI – Jaminan sosial merupakan hak setiap warga negara. Tak terkecuali Warga Binaan Permasyarakatan (WBP), berhak mendapat perlindungan sosial yang dimaksud.


Itu sebabnya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai menggelar sosialisasi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Dumai Kamis (17/10/19). Hal tersebut dilakukan agar WBP di Rutan Dumai memahami akan arti pentingnya perlindungan sosial.


Kepala Muhammad Riadh menjelaskan bahwa BPJS Merupakan Badan Publik yang diberikan amanah oleh Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.


Sesuai ketentuan itu, pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada pekerja dan tak terkecuali Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rutan Dumai.


Pasalnya, WBP juga merupakan tenaga kerja yang dipekerjakan pada Pemberi Kerja selain penyelenggara negara sesuai dengan Permenaker 1 tahun 2016 tentang penyelenggaraan JKK, JKM dan JHT bagi tenaga kerja Bukan Penerima Upah (BPU)


Untuk diingat, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011  BPJS Ketenagakerjaan mengelola 4 (empat) program : jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT) serta jaminan pensiun (JP)


Sementara WBP Rutan Dumai sendiri nantinya akan dilindungi oleh program JKK dan JKM. Dan jika mempunyai kemampuan bisa ditambah dengan program jaminan hari tua (JHT).


Kepala Rutan Klas II B Dumai Rindara Wardha mengatakan bahwa tujuan dari kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai langkah nyata untuk menjadikan warga binaan sebagai mitra kerja.


Menurutnya, Rutan Kelas II B Dumai memberikan pembinaan kemandirian dan pembinaan kepribadian untuk warga binaan. Pembinaan dilakukan agar setelah menjalani hukuman dan kembali ke masyarakat bisa menerapkan serta melanjutkan pembinaan-pembinaan yang telah didapatkan selama di dalam Rutan.


“Diharapkan pembinaan yang diperoleh selama menjadi WBP di Rutan dapat menjadi bekal melanjutkan kehidupannya dan tidak kembali melanggar hukum.