BPJS Ketenagakerjaan “Bidik” Pegawai Non PNS Pemkab Lahat


Posted : 09-10-2019 08:37:03

Lahat, Detik Sumsel — Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan, kian melebarkan sayapnya. Kali ini, giliran jajaran pegawai non PNS di Pemerintah Kabupaten (Pemkab), jadi target sasaran badan pemberi pelindungan bagi tenaga kerja ini. Dengan program Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).


Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Utami Ningsih mengatakan, peserta dari pegawai non PNS yang akan ikut dalam program JKM dan JKK BPJS Ketenagakerjaan tersebut, cukup membayar premi sebesar Rp 5.400 per bulan. Dengan keuntungan, mendapatkan perlindungan sejak berangkat kerja hingga, kembali pulang ke rumah. Perlindungan juga berlaku, apabila mengalami kecelakaan kerja saat diluar daerah.


“Peserta ini nanti walaupun tidak masuk kerja karena sakit, atau dirawat karena kecelakaan kerja, tetap mendapatkan gaji. Itu juga bentuk perlindungan dari kita,” kata Utami Ningsih, Selasa (8/10).


Lanjut Utami, bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, akan mendapatkan klaim sebesar Rp 70 juta. Sedangkan, untuk meninggal karena sakit, hanya mendapatkan Rp 24 juta.


“Apabila diluar pekerjaan, misalnya karena sakit, masih bisa mengklaim mencapai Rp 24 juta,” jelasnya.


Menanggapi hal itu, Sekda Lahat, Januarsyah Hambali SH MM merespon baik program tersebut. Program itu dirasa sangat berguna, mengingat resiko yang mungkin terjadi terdapat dihampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


“Patut jadi pertimbangan, paling tidak Januari tahun depan (2020) diprogramkan. Tapi diharapkan, adanya program ini bisa meningkatkan semangat dan etos kerja pegawai,” sampai Januarsyah.


 Penulis: Heru Senovlan