BPJS-TK Sosialisasi Kepesertaan Non ASN, ini Respon Pemkab Jeneponto


Posted : 08-10-2019 10:10:20

Terkini.id, Jeneponto – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) menggelar sosialisasi BPJS ketenagakerjaan Kepesertaan tenaga kerja aparatur sipil negara di Kabupaten Jeneponto


Sosialisasi tersebut berlangsung di ruang pola Panrannuanta Kantor Bupati Jeneponto Jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto, Senin, 7 Agustus 2019.


Sosialisasi BPJS TK itu dihadiri, Wabup Jeneponto, Paris Yasir, Sekda Pemkab Jeneponto, Syafruddin Nurdin, beberapa pimpinan OPD, dan ASN Lingkup Pemkab Jeneponto


Sosialiasasi ini dilakukan BPJS TK Bantaeng tersebut untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban pemerintah kepada tenaga honorer atau non-ASN serta menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial dalam lingkungan pekerjaan.


“Harapan kita tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Jeneponto dapat menganggarkan BPJS TK non ASN, sehingga 2029 semua tenaga non ASN Pemkab Jeneponto dapat menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan,” Kepala BPJS ketenagakerjaan KCP Bantaeng, Kepala BPJS Cabang Bantaeng, Rinaldo.


Menurutnya, jaminan sosial merupakan hak bagi setiap pekerja, termasuk pegawai non-ASN sesuai amanat UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).


“Peserta BPJS TK ditanggung semua biaya pengobatannya jika peserta mengalami kecelakaan, untuk santuna kematian dihitung dari upahnya, ditambah santunan berkala Rp 4.800.000 dan biaya penguburan Rp 3.000.000,” kata Rinaldo.


‘Kami telah menghimbau semua OPD Pemkab Jeneponto untuk mendata honorernya, untuk kita hitung dan daftarkan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan tahun 2020,” jelas Syafruddin Nurdin.


Sosialisasi tersebut dirangkaikan penyerahan santunan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan oleh Wabup Jeneponto, Paris Yasir kepada peserta BPJSTK Longko yang diwakili Ahli warisnya Syamsuriati.