BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Sidrap Gelar Rapat, Bahas Jaminan Sosial Pekerja BPU


Posted : 08-10-2019 09:30:57

TRIBUN-SIDRAP.COM, SIDRAP - BPJS Ketenagakerjaan KCP Sidrap melakukan rapat kerjasama operasional dengan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sidrap, Senin (7/10/2019) siang.


Agenda ini, berlangsung di ruang rapat Bupati Sidrap, di kompleks SKPD.


Pada kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) di Kabupaten Sidrap.


Mewakili bupati, kepala bagian (Kabag) hukum Pemda Sidrap, Andi Muhammad Faisal membuka kegiatan rapat kerjasama tersebut.


Faisal mengatakan kegiatan itu merupakan wujud bukti nyata hadirnya pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendukung program jaminan sosial Ketenagakerjaan.


"Untuk kabupaten Sidrap, bahkan sejak 2017, seluruh aparat pemerintahan desa, telah dilindungi program jaminan kecelakaan dan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya.


Faisal juga berharap, seluruh peserta yang telah hadir, sekiranya memberikan dukungan, masukan, dan rencana kerjasama lainnya bersama BPJS ketenagakerjaan.


"Untuk mendorong percepatan program perlindungan jaminan sosial, Ketenagakerjaan bagi masyarakat di Sidrap," harapnya.


Disela-sela acara itu, pihak BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan santunan jaminan kematian untuk dua ahli waris.


Diantaranya, Nova Yuliani yang merupakan honorer non PNS Dinas pertanian, dan Hasdar karyawan PT Panca Merak Samudera.


Masing-masing mendapat santunan sebesar Rp 24 juta, dan diserahkan oleh pihak Pemkab Sidrap.


Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Sidenreng Rappang, Arfandi Nur memaparkan program jaminan sosial Ketenagakerjaan KCP Sidrap terkait, manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dan Capaian kepesertaan, iuran dan klaim.


"Latar belakang BPJS ketenagakerjaan yaitu, setiap orang berhak mendapat perlindungan apabila mencapai hari tua, menderita sakit, mengalami cacat, menganggur, dan meninggal dunia," urainya.


Puluhan pegawai perangkat lingkup pemerintah daerah Sidrap, hadir pada rapat tersebut.


Capaian PBB Sidrap Akhir September, Panca Lautang Berada di Posisi Tertinggi


Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sidrap, memaparkan realisasi penyetoran pajak bumi dan bangunan (PBB) disetiap kecamatan di Kabupaten Sidrap, Selasa (1/10/2019) siang.


Diketahui data per 30 September 2019 tersebut menunjukkan, Kecamatan Panca Lautang berada di posisi tertinggi dalam persentase penerimaan.


Kecamatan yang dipimpin Usman Demma itu, telah mencapai 99,79 persen dari target Rp 548 juta lebih.


Setelah daerah tersebut, menyusul Kecamatan Tellu Limpoe, dengan raihan 98,10 persen dari target Rp 364 juta lebih.


Sementara di posisi ketiga adalah Kecamatan Dua Pitue, dengan persentase 91,59 persen dari target Rp 813 juta lebih.


Selain ketiganya, ada Kecamatan Watang Pulu, dengan nominal penerimaan terbanyak. Meski daerah tersebut berada di posisi kelima dalam hal persentase.


"Total penerimaan Kecamatan Watang Pulu per 30 September telah mencapai Rp 2 miliar lebih," ungkap Kabid Pendapatan BPKD Sidrap, Muhammad Yusuf DM.


Jumlah tersebut tidak terlepas dari kontribusi PLTB Sidrap yang berada di kecamatan yang dipimpin Muhammad Yamin ini.


Pemasukan dari PLTB Sidrap sendiri berkisar Rp 1 miliar lebih.


Sementara itu, Yusuf berharap penerimaan PBB dari masing-masing kecamatan dapat terus digenjot.


"Kami mengapresiasi kecamatan yang telah menunjukkan kinerja penerimaan PBB yang baik, dan berharap kecamatan-kecamatan lain dapat segera menyusul pencapaian terbaik," harapnya.


Penulis: Darullah

Editor: Suryana Anas