Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, BPJS Ketenagakerjaan Bagikan Helm Gratis


Posted : 10-09-2019 10:09:33

KBRN, Batam : Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Batam Nagoya, Surya Rizal mengatakan kasus kecelakaan kerja akibat kecelakaan lalu lintas yang terlapor kepihaknya sebanyak 24%. Artinya keselamatan dan kesehatan kerja dala berkendara masih diabaikan oleh masyarakat, padahal kecelakaan dijalan raya menduduki peringkat kedua tertinggi. 


Untuk itu pihaknya telah membagikan helm gratis pada Sabtu lalu, sebanyak 250 picies kepada 125 perusahaan, pekerja sebagai salah satu kegiatan promotif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalanan.


"Mereka yang diberikan helm ini merupakan perusahaan yang telah lulus kriteria, berupa perusahaan tertib administrasi, perusahaan yang resiko kecelakaan kerjanya paling tinggi dan perusahaan yang zero accident, sehingga diharapkan mereka akan menjadi agent of changes, Salam menekan angka kecelakaan dan kematian dalam berlaluintas," jelas Surya Rizal di Batam, Senin (9/9/2019).


Surya Rizal merinci, berdasarkan data internal BPJS TK pada 2018 lalu, tercatat 147.000 kecelakaan kerja, 3,18% atau 4.678 kasus diantaranya mengalami cacat dan 1,75% atau 2.575 orang meninggal dunia. Sehingga bisa diasumsikan dalam satu hari sekitar 12 orang peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami cacat dan 7 orang meninggal dunia akibat kecelakaan berlalu lintas. 


"Hingga Agustus 2019 total pembayaran klaim kasus kecelekaan kerja yang telah dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya mencapai lebih dari 20 Miliar untuk 4.620 kasus  Dari jumlah tersebut terdapat 1.791 kasus atau sekitar 40% merupakan kasus kecelakaan kerja saat berangkat atau pulang kerja," jelasnya. 


Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya juga menyerahkan santunan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) kepada ketiga ahli waris peserta yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, yang nominalnya mencapai Rp. 1,6 Miliar kepada ahli waris peserta. Adapula tambahan manfaat beasiswa bagi masing-masing peserta yang memiliki anak yang masih bersekolah sebesar Rp.12 juta.


Penulis: Sarah M Hussein