MAGELANG, suaramerdeka.com - Hasil kerajinan pahat batu utamanya Dusun Banaran, Sedayu, merupakan unggulan Kabupaten Magelang dan Jawa Tengah. Tetapi keselamatan kerja mereka belum diperhatikan.


Posted : 11-02-2019 09:55:01

MAGELANG, suaramerdeka.com - Hasil kerajinan pahat batu utamanya Dusun Banaran, Sedayu, merupakan unggulan Kabupaten Magelang dan Jawa Tengah. Tetapi keselamatan kerja mereka belum diperhatikan.

"Risiko bahaya di lingkungan kerja yang tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan pemahat batu, belum mendapat perhatian yang serius," kata Heniyatun SH MHum, Ketua Pengabdian Masyarakat UM (Universitas Muhammadiyah) Magelang, Sabtu (9/2).

Perguruan tinggi itu memberikan fasilitasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) dan BPJS Ketenagakerjaan, untuk sosialisasi agar mereka memperoleh perlindungan berupa jaminan sosial.

Kepala Seksi Hubungan Industrial Ketenagakerjaan, Disperinaker, Supono, memuji Pemdes Sedayu yang peduli terhadap kesehatan dan keselamatan kerja sekitar 50 perajin pahat batu di Banaran.

"Para pekerja informal itu itu memerlukan pendampingan," ��tuturnya.

Menurut dia, pemahat batu memerlukan jaminan ketenagakerjaan dan kesehatan. Karena akan memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap kesehatan dan keselamatan pemahat batu beserta keluarganya.

"BPJS akan menanggung biaya iuran Februari, bagi pemahat batu yang mendaftarkan sebagai peserta mandiri Rp 16.800/orang,"�� kata Erika, dari BPJS Ketenagakerjaan.

Respon pasca sosialisasi, 50 perajin paha batu mendaftarkan diri untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Diperlukan fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) sebagai persyaratan.

(Tuhu Prihantoro/CN41/SM Network)