MANTAP..!! BPJSTK Samarinda Lampaui Target Iuran Tepat Waktu


Posted : 10-01-2019 09:25:08

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kerja keras dan pelayan terbaik yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para peserta sepanjang 2018 ini membuahkan hasil. Yakni para peserta tepat waktu dalam membayar iurannya. Terbukti dengan melampaui sekitar 20 persen target yang diberikan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Supriyanto mengatakan target iuran tepat waktu dan bayar bulan berjalan 2018 lalu adalah 85 persen. Namun alhasil pihaknya hingga penghujung akhir tahun lalu mencapai 100,02 persen. “Alhamdulilah kami tercapa. Ada target lagi 2019 tapi belum turun,” ungkapnya saat mengadakan Press Release di Yen’s Delight Jalan Juanda, Samarinda Selasa (8/1).

Tidak hanya itu, hingga kini diperkirakan perusahaan besar yang telah mendaftarkan para pekerjanya melalui asuransi ini sekira 99 persen, pihaknya kini tinggal menggenjot agar perusahaan kecil dan mikro ini bergabung. “Kami akan bekerja secara maksimal lagi seluruh pekerja harus menjadi peserta,” ujarnya.

Ditambahkanya sepanjang 2018 lalu pihaknya juga telah membayarkan jaminan terhadap para peserta yaitu Rp 168 Miliar (M) dari total 16.604 kasus. Terdiri dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja sebanyak 1241 kasus pembayaran Rp 11 M, Jaminan Hari Tua sebanyak 14.873 kasus pembayaran Rp 145 M, Jaminan Kematian sebanyak 265 kasus pembayaran Rp 6 M, Jaminan Pensiun sebanyak 225 kasus pembayaran Rp 5,4 M. “Itu pembayaran Jaminan dari Januari sampai Desember, banyak manfaatnya mengikuti program ini,” katanya.

Pencapaian yang didapat ini katanya berkat kerja keras para pegawainya yang tidak pernah lelah memberikan informasi kepada masyarakat, mendatangi perusahaan yang berada di pelosok hingga meresmikan 5 desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Serta faktor lain mendukung peningkatan kepesertaan pada pekerja segmen bukan penerima upah yaitu dengan agen Penggerak Jaminan Sosial (PERISAI). “Hal itu juga berkat kerjasama yang dilakukan dengan berbagai pihak seperti pemerintah, Asosiasi Pengusaha Nasional Indonesia (APINDO), Serikat Pekerja dan media. Kami banyak terimakasih selama 3 tahun disini saya banyak dibantu, saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada bantuan orang lain,” ucapnya.

Sementara itu Ketua APINDO Samarinda Novel Chaniago mengatakan selama ini perusahaan di Kota Tepian ini tidak ada keberatan dalam mengikuti program yang dilaksanakan asuransi ini. pasalnya perusahaan yang bergabung dalam asuransi ini mendapatkan diringankan dan ada keuntungannya. Hal ini terlihat jika terjadi yang tidak diinginkan terhadap para pekerjanya telah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan secara penuh. “Jadi kita tahu fiks cost yang akan dikeluarkan setiap bulan, kalau tidak ada bisa fluktuatif itu,” ujarnya.(pro)