Pegawai Honorer RSUDZA Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan


Posted : 09-11-2018 09:08:17

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh Efa Zuryadi (urutan 3 dari kanan) menyerahkan santunan kepada Ahli Waris di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh, Banda Aceh, Rabu (7/11/2018).

BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) alm. Riki Akbar seorang pegawai honorer Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Zainonel Abidin (RSUDZA) pada Rabu 7 November 2018.

Santunan senilai 24.248.310 rupiah diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh Efa Zuryadi secara simbolis kepada Sukimat, ahli waris alm. Riki Akbar yang didampingi oleh pihak RSUDZA.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh ahli waris dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah ZainoelAbidin (RSUDZA) Efa Zuryadi menyampaikan 4 program yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP) dibuat untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya, juga untuk menjamin kesejahteraan pekerja di hari tua nanti. “Karena berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011, BPJS Ketenagakerjaan memiliki tanggung jawab melindungi pekerja formal dan pekerja informal” ujar Efa.

Pada kesempat tersebut Efa juga menyampaikanapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Rumah Sakit UmumDaerah Zainonel Abidin (RSUDZA) yang sudah menjadi role model dalam pendaftaran tenaga kerjahonorer, sehingga pekerja honorer bisa mendapatkan hak santunan ketika terjadi risiko dalam ruang lingkup pekerjaan.

Lebih lanjut, Efa juga mengatakan, langkah yang diambil oleh RSUDZA merupakan langkah yang amat positif, dimana saat ini masih banyak masyarakat Aceh yang belum terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kita ambil contoh, misalkan seorang ASN, ketika pensiun maka mereka memiliki tabungan, ketika mereka meninggal dunia ataupun mengalami kecelakaan kerja, mereka akan mendapatkan santunan.

Tentunya perlindungan jaminan sosial seperti ini bukan hanya hak ASN saja, tetapi merupakan hak bagi seluruh pekerja Indonesia. Harapan kami,semoga nantinya seluruh pekerja Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh, dapat terlindungi dalam program bpjs ketenagakerjaan” terang Efa. Kepala Bagian Keuangan RSUDZA Afwan mewakili manajemen RSUDZA sangat mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh yang telah menyelesaikan pembayaran klaim pegawainya dengan cepat. Pihak rumah sakit juga sangat mendukung pelaksanaan program-program BPJS Ketenagakerjaan.


Orang tua kandung selaku ahli waris alm. Riki Akbar, Sukimat juga menyatakan rasa terimakasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan karena dengan santunan yang diberikan sudah membantu keluarga yang ditingalkan almarhum “Alhamdulillah atas santunannya karena sudah membantu kami, semoga dengan bantuan ini bisa membangun perekonomian kami kembali yang sedang di timpa musibah.” Ungkap Sukimat.


Editor: bakri