BPJS Ketenagakerjaan Kendari Edukasi Perangkat Desa Konut


Posted : 11-10-2018 10:41:44

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai upaya melindungi seluruh pekerja di Sultra, Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Kendari tak hentinya mengedukasi para pekerja di Bumi Anoa. Teranyar, perangkat desa Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang mendapat giliran sosialisasi BPJS yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Kabupaten Konut, Selasa (9/10) lalu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, La Uno menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para perangkat desa terutama bagi perangkat desa yang berstatus sebagai non ASN.

“Dari Kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan kami bersama Pemerintah Kabupaten Konut untuk memberikan perlindungan yang adil bagi seluruh ASN maupun Non ASN di lingkup Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya dalam sambutannya.

Selain itu, kata La Uno, dengan adanya sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan komitmen untuk melindungi seluruh pekerja dimana pun berada, baik yang berada di kota maupun di daerah. “Tanpa mengenal status dan tempat kami berupaya melindungi semua warga negara Indonesia dimanapun berada, karena Jaminan Sosial merupakan hak dari setiap warga negara yang sudah memiliki pekerjaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, setiap perangkat desa yang terdaftar akan dilindungi oleh dua manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Cukup dengan membayar iuran hanya Rp 11 ribuan perbulan / perorang, pekerja sudah terlindungi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Ke depannya diharapkan seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Konut juga dapat didaftarkan menjadi anggota Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Jadi, tidak hanya ASN saja yang mendapatkan dana pensiun serta kesejahteraan di hari tua, melainkan juga yang Non ASN,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Konut, Raup, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari. Menurutnya, pemberian jaminan sosial kepada para kepala dan perangkat desa sangat penting dalam rangka memberi rasa aman bagi mereka, sehingga mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa memikirkan risiko pekerjaan ke depannya.

“Saya sudah mengimbau kepada seluruh kepala desa agar memastikan seluruh perangkat desanya didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya. (ags/b)