BPJS Ketenagakerjaan Pertimbangkan Beri Keringanan Korban Gempa


Posted : 11-10-2018 10:32:40

FIN.CO.ID, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dikabarkan masih memungut iuran kepada korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal ini jelas makin membebani para korban.

Kabar yang beredar menyebut, perusahaan tetap dibebankan untuk membayar iuran karyawan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, mereka tak ubahnya sebagai korban keganasan bencana yang melanda pada 28 September 2018 itu.

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja belum mau berkomentar banyak terkait kabar tersebut. Dia mengatakan pihaknya akan memastikan kebenaran isu tersebut, kepada pihak-pihak terkait sebelum melakukan penindakan.

“Nanti saya cek dulu ya,” ujar Irvansyah kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Selasa (9/10).

Irvanto menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena dampak bencana di Sulawesi Tengah. Dirinya mengaku telah menerima sejumlah laporan dari perusahaan terdampak bencana. Laporan tersebut, kata dia, nantinya akan menjadi pertimbangan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk meringankan beban perusahaan tersebut.

“Berdasarkan pendataan tersebut, kami mempertimbangkan kebijakan terkait hal-hal khusus yang dapat meringankan beban perusahaan yang terkena dampak dari bencana di Sulawesi Tengah,” tukasnya.

Irvanto menambahkan, saat ini operasional Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan di Palu telah normal. Ia menjamin pelayanan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan telah berjalan sesuai standar operasional prosedur yang ada.

“Untuk operasional kantor cabang kami berjalan dengan normal, kami telah siap untuk melayani para peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan standar pelayanan kami,” imbuhnya.

Sejauh ini, sambung Irvanto, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan bagi peserta yang juga menjadi korban bencana di Sulawesi Tengah. “Kami juga telah menyalurkan bantuan yang dibutuhkan oleh peserta dan masyarakat sekitar yang terkena dampak bencana di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, M Aditya Warman mengatakan, pihaknya perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Muhyidin, untuk mengetahui secara detail isu tersebut. Sebab, menurutnya, Muhyidin lebih mengetahui secara persis kondisi terkini di sana.

“Nanti biar ditindaklanjuti ke Kepala Cabang BPJS di sana. Biar Kepala Cabang sana yang konfirmasi. Karena Kepala Cabang yang tahu kondisi di lapangan,” ujarnya kepada FIN.

(riz/fin)

Konten Terkait

Posted : 14-12-2018 12:05:32

Aparat Desa Wajib Mendaftar BPJS-TK


Posted : 14-12-2018 11:35:22

BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama dengan Ascort


Posted : 14-12-2018 11:19:32

BPJSTK Lindungi 3.606 Peserta Porprov