Hati-Hati Urus BPJS Ketenagakerjaan Jangan Pakai Perantara


Posted : 08-03-2017 16:58:25

okezone.com – BPJS Ketenagakerjaan meminta kepada peserta untuk tidak mencairkan dana program Jaminan Hari Tua (JHT) melalui perantara. Pasalnya, saat ini banyak modus penipuan dengan memalsukan sejumlah dokumen untuk mencairkan JHT, seperti yang terjadi di Cimahi, Jawa Barat.

Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja menjelaskan, para pekerja yang sudah memenuhi kriteria untuk mencairkan dana JHT dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan.
BERITA REKOMENDASI

"Peserta dapat mencairkan JHT langsung di 121 Kantor Cabang dan 203 Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia atau lewat Service Point Office (SPO) di bank-bank yang bekerja sama dan melalui fitur layanan klaim online yang dapat diakses melalui www.bpjsketenagakerjaan. go.id," ujar Utoh.

Menurut Utoh, berbagai kanal disediakan untuk menjamin kemudahan peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam mencairkan dana JHT peserta dengan akses yang baik dan tidak berbelit serta meminimalisasi kemungkinan terjadinya fraud. Namun, di balik berbagai kemudahan ini, selalu ada pihakpihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kesempatan untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Utoh mengungkapkan, kasus yang terjadi di Cimahi dilakukan oleh sindikat pemalsuan dokumen dan penipuan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan yang terungkap setelah pihak kepolisian melakukan penelusuran atas klaim fiktif yang terjadi atas nama peserta BPJS Ketenagakerjaan. Empat orang tersangka langsung ditangkap oleh pihak Polres Cimahi karena memiliki keterkaitan dalam kasus penipuan ini.

"Kami sangat mengapresiasi kesigapan Polres Cimahi dalam mengungkap kasus ini berdasarkan laporan dari KCP Bandung Barat. Tersangka kasus terindikasi berkedok Biro Jasa Pengurusan Klaim JHT, yang digunakan sebagai sarana untuk mengumpulkan data dan dokumen dari peserta. Saat ini kami masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dari Polres Cimahi," paparnya.

Utoh menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan tidak menoleransi berbagai bentuk penipuan dan pemalsuan dokumen dan akan langsung melibatkan pihak yang berwajib untuk penelusurannya. BPJS Ketenagakerjaan merasa prihatin karena masih ada pekerja yang menggunakan jasa pihak ketiga dalam proses pencairan JHT.

"Segala kemudahan pencairan dana JHT ini kami harap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta kami dalam mencairkan dana JHT mereka tanpa melalui perantara. Baik BPJS Ketenagakerjaan dan peserta, kedua pihak memiliki peran yang sama dalam meminimalisasi terjadinya kejadian serupa," ungkap Utoh.

BPJS Ketenagakerjaan, lanjut dia, tidak membenarkan adanya perantara dalam melakukan pencairan dana JHT peserta BPJS Ketenagakerjaan. Peserta yang sudah memenuhi syarat diharapkan dapat melakukan pencairan dana JHT secara mandiri.