Bisakah Daftar BPJS Ketenagakerjaan Perorangan

Posted: 9 Jun 2016

BPJS Ketenagakerjaan sesungguhnya memang adalah hak seluruh warga Indonesia yang bekerja. Jadi, kalau selama ini kamu berpikir program asuransi bagi tenaga kerja dari pemerintah ini hanya berlaku bagi yang terikat hubungan kerja – wah, sepertinya kamu harus memperbarui informasi yang selama ini kamu terima.

Program dan manfaat  BPJS Ketenagakerjaan  juga dapat dirasakan oleh mereka yang bekerja perorangan alias berada di luar hubungan kerja. Siapapun yang saat ini sedang bekerja dan mampu membayar iurannya, meski tak terikat perusahaan ataupun instansi tertentu, kamu bisa daftarkan diri!

Namun, sebelumnya, mari lihat dulu apa saja program menarik yang dihadirkan oleh BPJS Ketenagakerjaan!

Program Menarik dari BPJS Ketenagakerjaan

Setidaknya ada 4 program serta manfaat yang dapat kamu terima ketika menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan:

Jaminan Kecelakaan Kerja

Jaminan ini memang diberikan bagi mereka para pekerja yang berisiko tinggi mengalami kecelakaan. Dengan jaminan ini, apabila peserta mengalami kecelakaan ketika menunaikan tugas pekerjaannya maka akan diberikan manfaat proteksi.

Jaminan Kematian

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan uang santunan ataupun biaya pemakaman apabila peserta meninggal dunia (namun bukan karena kecelakaan kerja). Nantinya, santunan tersebut akan diberikan kepada ahli waris yang tercantum dalam dokumen peserta BPJS  Ketenagakerjaan.

Jaminan Hari Tua

Jaminan Hari Tua adalah salah satu program paling populer dari BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat ini bisa diterima ketika usia pensiun dan juga dapat dicairkan saat PHK.

Jaminan Pemeliharaan Kesehatan

Bukan hanya oleh BPJS Kesehatan saja, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi peserta. Melalui program ini, peserta serta keluarga dapat menikmati beberapa fasilitas kesehatan dan pengobatan tertentu.

Sudah lihat beragam manfaatnya, bukan? Nah, saatnya untuk daftarkan diri kamu segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan perorangan memang agak sedikit berbeda dengan tenaga kerja dalam hubungan kerja yang dimana didaftarkan oleh perusahaan. Berikut 3 langkah panduan untuk pendaftaran bagi perorangan.

3 Langkah Cara Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Perorangan

Bentuk organisasi / wadah

Yang pertama harus kamu lakukan adalah mengajak pekerja mandiri lainnya untuk bergabung membentuk suatu wadah ataupun organisasi. Minimal peserta dalam wadah tersebut adalah 10 orang. Nantinya, pendaftaran akan dilakukan sekaligus. Baca juga:  Kesadaran Pekerja Informal Rendah

Siapkan persyaratan dokumen

Kemudian, kamu dan rekan-rekan dapat menyiapkan persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Beberapa dokumen tersebut, antara lain: Surat izin usaha yang diperoleh dari RT, RW dan kantor kelurahan setempat, kartu identitas dan Kartu Keluarga masing-masing pekerja dan pas foto.

Daftarkan diri melalui website BPJS Ketenagakerjaan

Ya, pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara online. Kamu bisa membuka laman http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan mendaftarkan diri menggunakan e-mail wadah organisasi kamu. Isi kolom yang disediakan dan tunggu e-mail balasan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah menerima pemberitahuan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk membawa dokumen yang telah disiapkan, kamu bisa segera datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di daerah kamu untuk menyelesaikan pendaftaran.

Tak sulit, bukan? Bahkan cenderung sederhana. Jadi, tunggu apa lagi! Meski saat ini kamu berstatus pekerja freelance, entrepreneur yang baru memulai usaha namun belum berbadan hukum ataupun pekerja kreatif lainnya – kamu tetap bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Siapa saja yang bekerja bisa mendaftarkan diri! Caranya, sebagaimana telah dijelaskan, sangat sederhana dan ‘tidak pakai ribet’. Semoga cara pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan perorangan yang telah dijelaskan di artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu dan rekan-rekan pekerja lepas lainnya.