BPJS Ketenagakerjaan Jabar Bayar JHT Rp3,032 Triliun

Posted: 15 hari lalu

NERACA - Bandung - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat menyatakan bahwa sampai periode November 2016 telah membayarkan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp3,032 triliun.

"Hingga November sudah kami cairkan dana sebesar Rp3,032 triliun untuk JTH. Dan dari 25 kantor wilayah yang ada di Jawa Barat, pembayaran klaim tertinggi ada di Kantor Cabang Bogor," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Diddi Siswadi, Sabtu (30/12).

Ia mengatakan pembayaran klaim untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor Cabang Bogor hingga November 2016 mencapai Rp284,707 miliar disusul oleh Kota Cabang Karawang yakni sebesar Rp283,940 miliar.

"Daerah lain yang pembayaran klaim JHT-nya cukup tinggi ialah Cabang Bekasi Kota sebesar Rp283,734 miliar dan Cabang Depok sebesar Rp277,078 miliar," ujar dia.

Diddi menegaskan BPJS komitmen dengan programnya dengan membayarkan santunan jaminan dengan jumlah sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan, tidak mengurangi sedikitpun hak pekerja."Untuk tenaga kerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun," kata dia.

Hal tersebut, lanjut dia, didasarkan padaregulasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 19/2015, klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dengan masa tunggu sebulan, sebelumnya lima tahun. Adapun cara pengajuan klaim bisa dilakukan dengan cara mendatangi langsung ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan dan bisa juga dilakukan melalui e-klaim atau online.

Ia mengatakan saat ini pelayanan pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan dilakukan di 14 kantor utama dan 11 kantor cabang perintis yang tersebar di seluh Jawa Barat. Khusus pelayanan di kantong industri, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan cabang lebih banyak, seperti di Bekasi ada di Bekasi Kota, Bekasi Cikarang serta dua cabang perintis di Bekasi Tambun dan Bekasi Cibitung.

Sama halnya di Bogor, menempatkan dua kantor utama yakni di Bogor Kota, Bogor Cileungsi serta kantor cabang perintis di Bogor Barat. kemudian di Bandung, selain di Bandung I dan Bandung II, juga pelayanan dilakukan Kabupaten Bandung Barat. Ant