Pemerintah Dorong BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Rentan

Posted: 2 bulan lalu

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah dorong BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya para pekerja disektor-sektor rentan. Hal ini disampaikan Plt. Dirjen Binwasnaker Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) Maruli A. Hasoloan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/7/2017)

Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan dasar yang mutlak dan harus bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia, terlebih para pekerja di sektor-sektor rentan.


“Jadi selama ini yang sudah mendapat perlindungan adalah pekerja formal. Nah yang rentan itu juga memerlukan kehadiran negara,” kata Maruli menjelaskan hasil pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

Pekerja rentan merupakan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), lanjutnya, yang penghasilannya hanya cukup untuk membiayai kehidupannya sehari-hari. Dengan adanya berbagai keterbatasan yang ada, mereka belum cukup mampu untuk mengikuti program jaminan sosial.

“Pemerintah mendukung (kepesertaan) pekerja rentan yang dilakukan oleh BPJS (ketenagakerjaan). Sehingga BPJS (Ketenagakerjaan) itu benar-benar care memberikan perhatian kepada tenaga kerja rentan,” kata Maruli melanjutkan.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri telah berinovasi dengan membuat Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran). Gerakan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan melalui donasi masyarakat umum atau korporasi dalam pembayaran iuran program BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagaimana nanti pendanaan itu bisa di CSR-kan ataupun oleh individu-individu yang ingin membantu masyarakat rentan itu,” ujarnya.(Tri)