BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Pembelian Saham PT Jasa Marga

Posted: 4 bulan lalu

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan siapkan langkah pembelian saham usai lebaran. BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK akan menyiapakan investasi ke sejumlah proyek dan investasi tersebut ditargetkan ke beberapa jalan tol serta sejumlah bandara.

BPJS Ketenagakerjaan kini tengah menyiapkan rencana pembelian saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. BPJSTK menyiapkan pemebelian di proyek tol dan siap masuk untuk mendukung pembangunan Bandara Internasional Ketajati di Majalengka.

Mengenai hal ini juga diungkapkan oleh Direktur Penegembangan Investasi BPJSTK Amran Nasution. Dia menjelaskan jika proyek Bandara Kertadjati merupakan salah satu proyek green field atau proyek baru. Investasi ke proyek bandara ini ditargetkannya dapat dilakukan dalam kurun waktu dua tahun ini.

Kemudian untuk proyek tol sendiri BPJS Ketenagakerjaan berencana masuk ke proyek jalan tol JORR Lingkar Barat. Proyek yang satu ini termasuk kategori brown field atau dalam tahap pengembangan. Mengenai investasi ini telah direncanakan secara matang oleh BPJSTK sebelum lebaran tahun ini.

‘Kami sudah merencanakannya dan sehabis lebaran kami akan masuk melalui skema PINA atau investasi non-APBN untuk proyek tol Cikampek. Kami berencana akan mengambil sebesar 10 persen saham Jasa Marga. Kepemilikan Jasa Marga sendiri sebesar 65 persen dan mengenai nilainnya masih dikalikan harganya’ ujar Amran.

Selain tol JORR rencananya BPJSTK juga akan memasukan investasi dalam proyek tol jalan Tol Tangerang-Merak. Seperti diketahui jika tol tersebut kini dioperasikan oleh anak usaha Astra yakni PT Marga Mandala Sakti. Amran mengatakan jika hingga kini pihaknya masih bernegosiasi mengenai harga ataua investasi.

‘Kami berecana juga akan berinvestasi untuk pembesaran jalan tol yanag tengah diperasiakan melaui Marga Mandala Sakti di Serng. Saat ini masih dilakukan negosiasi mengenai investasi yang bisa kami masukan’ ujarnya.

Sementara itu menurut Amran, BPJS Ketenagakerjaan akan masuk di proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevad pada semester satu tahun 2018. Pihak BPJSTK rencananya akan berinvestasi dalam proyek yang satu ini sebanyak 20 persen. Amran melakukan hal tersebut karena beralasan jika peserta yang punya proyek tersebut bukan aset badan namun merupakan investasi langsung.

source : indowarta