BPJS-TK Lampung Bayar Klaim Jaminan Kematian Dua Petugas Kebersihan

Posted: 4 bulan lalu

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan menyerahkan klaim asuransi Jaminan Kematian (JKM) kepada tiga ahli waris masing-masing senilai Rp24 juta di Bandar Lampung, Kamis (16/6/2017). Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lampung 1, Tonny Tanamal, dua dari tiga penerima klaim adalah petugas kebersihan atau pasukan kuning di Pemkot Bandar Lampung.

Satu lagi, nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang wafat dalam masa pertanggungan. "Pembayaran klaim ini sebagai bukti semua warga dan jenis pekerjaan mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Asuransi itu tidak mahal, premi sebulan sekitar Rp11 ribu, tapi manfaatnya tinggi," kata Tonny Tanamal, saat buka bersama dan peringatan Nuzulul Quran bersama karyawan, di Bandar Lampung, Kamis (16/4/2017).

Untuk itu, Tonny meminta para kepala daerah memasukkan tenaga honor lepas masuk program jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja (JKK). Hingga kini, masih ada tiga kabupaten yang belum memasukkan pegawai honor daerah yakni Lampung Timur, Metro, dan Pesawaran.

Selain pegawai honor, BPJS Ketenagakerjaan juga gencar mengajak perangkat desa masuk program JK dan JKK. Di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Lampung 1, terdapat 1.249 desa dan terbesar di Kabupaten Tanggamus sebanyak 301 desa. Setiap desa rata-rata terdapat 30 perangkat desa.

Sebagai langkah awal, BPJS Ketenagakerjaan menjadikan dua desa sebagai percontohan 'Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan' yakni Desa Kedondong, Pesawaran dan Pekon Sinar Mulya, Pringsewu. "Ini merupakan program pusat. Kita menargetkan para perangkat desa makin banyak yang jadi peserta," kata Tonny.

Pada acara tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada anak yatim piatu Yayasan Al-Banat Bandar Lampung. Pada Ramadan ini, pihaknya juga menggelar pasar murah sembako di Desa Kedongdong dan Sinar Mulya. (PRO1)