BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BPS

Posted: 7 hari lalu

KRJOGJA.com - BPJS Ketenagakerjaan akan bekerjasama dengan semua pihak mengingat tugas yang diembannya sangat luas. Untuk menyukseskan program negara dalam bidang jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menjalin kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Karena itu, kami menyambut gembira atas kerjama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Ini karena data mengenai pekerja yang dimiliki BPJS sangat dibutuhkan untuk membuat kebijakan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK), Agus Susanto usai menandatangi MoU dengan Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (15/05/2017).

Tujuan MoU ini adalah untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan pelaksanaan tugas dan wewenang kedua pihak dalam rangka mendukung serta mengoptimalkan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan juga perstatitikan nasional. Kerjasama ini merupakan kesepakatan tentang penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data dan infromasi untuk mendukung program kedua belah pihak.

"Dan untuk BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah guna memetakan data potensi peserta BPJS ketenagakerjaan  yang saat ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan menggunakan data yang valid, pemetaan potensi pekerja dapat dibentuk sesegera mungkin untuk menentukan strategi yang tepat dalam mengakuisisi pekerja di seluruh Indonesia," tegas Agus.

Melalui kerjasama ini, Suhariyanto menyatakan, BPS siap memberi dukungan penuh kepada BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan. "Karena itu, kami menyambut baik kerjasam ini dan BPS siap memberiksn data yang dibutuhkan," tuturnya.

Menurut Suhariyanto, BPS pada prinsipnya menyediakan data bagi semua yang membutuhkan. Namun, untuk BPJS Ketenagakerjaan yang dibutuhkan adalah data-data yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan sehingga BPS akan menyediakan sesuai kebutuhan, terutama yang menyangkut pekerja di sektor formal dan informal.

Dalam kesempatan ini Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga, E Ilyas Lubis menambahkan, untuk mendukung kerjasama ini, data potensi diterima akan dieksekusi secara langsung dengan mengotimalkan kinerja kerja 11 Kantor Wilayah, 121 Kantor Cabang dan 203 Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan.