Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat Diskon 75 Persen Saat Menginap di Hotel Star Semarang

Posted: 5 hari lalu

TRIBUNJATENG.COM - Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mendapatkan diskon sebesar 75 persen ketika menginap di Hotel Star Semarang.

Diskon tersebut diberikan atas kerjasama yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan manajemen Hotel Star dalam rangka co-marketing perluasan jaringan pemasaran.

"Cukup menunjukan kartu, setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat diskon 75 persen saat menginap dan menggunakan fasilitas lain di Hotel Star," kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pemuda, Semarang, Pepen Supendi Almas, usai penandatanganan kerjasama di Hotel Star Semarang, Rabu (19/4/2017) malam.

Program promo tersebut berlaku selama satu tahun yakni sejak perjanjian kerjasama dimulai pada 19 April 2017 dan selesai April 2018 mendatang.

"Melalui co-marketing ini, kami ingin memberikan keuntungan tambahan bagi peserta tanpa harus membayar iuran tambahan," ucapnya.

Pepen menjelaskan, program ini berlaku bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan secara nasional yang jumlahnya mencapai 22 juta dimana 300 ribu diantaranya peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pemuda Semarang.

Kerjasama co-marketing BPJS Ketenagakerjaan ini sudah dilaksanakan dengan lebih dari 400 merchant di seluruh Indonesia. Sedangkan khusus di wilayah Semarang, baik yang meliputi Semarang Pemuda maupun Semarang Majapahit sudah menggandeng 18 merchant.

"Kami menggandeng industri perhotelan, entertaiment ada karaoke dan spa, kuliner, dan lain-lain," jelasnya.

Kerjasama co-marketing dengan diskon 75 persen ini, tambah Pepen, juga mencatatkan diskon tertinggi di seluruh Indonesia. Di daerah lain, diskon maksimal hanya 65 persen dan rata-rata antara 40-50 persen.

General Manager Hotel Star Semarang, Benk Mintosih menyampaikan, kerjasama ini tentu akan membantu okupansi semakin tinggi. Pasalnya, potensinya sangat besar melihat jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan yang banyak.

"Kami berharap kerjasama ini mampu mendongkrak kinerja hotel khususnya okupansi," katanya.

Menurutnya, ‎persaingan dunia perhotelan yang makin ketat menuntut untuk pandai mencari terobosan marketing. Disamping itu, terobosan lain yaitu penawaran diskon dan kemudahan pelanggan dalam melakukan transaksi maupun fasilitas yang disediakan hotel.

Dengan kerjasama ini, Benk optimistis okupansi akan naik hingga 10 persen dari kondisi normal harian yang rata-rata mencapai 51persen dari total 259 kamar.

"Selain mendongkrak kunjungan ke hotel, kerjasama ini diharapkan mampu menambah ketertarikan masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," tandasnya.