Cara Miliki dan Renovasi Rumah Lewat BPJS

Posted: Sebulan lalu

Para pekerja yang telah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan semakin mudah untuk memiliki rumah dan renovasi rumah. Sebab, BPJS Ketenagakerjaan akan menyediakan tiga jenis pinjaman perumahan bagi para anggotanya.

Tiga jenis pinjaman itu adalah pinjaman uang muka (DP) perumahan, kredit pemilikan rumah (KPR), dan pinjaman renovasi rumah.

Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan akan bekerja sama dengan bank. BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan rekomendasi dan surat keterangan kepada bank, lalu bank menganalisis kemampuan kredit. Jika dinilai mampu, bank akan mengucurkan KPR untuk peserta yang mengajukan.

"Ini kesempatan bagi semua peserta untuk mendapatkan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan untuk memiliki rumah dan merenovasi rumah," kata Jay Broekman, Managing Director Halomoney.co.id dikutip dari keterangan resminya, Kamis 16 Februari 2017.

Sebenarnya, layanan pinjaman untuk kepemilikan rumah dan uang muka perumahan selama ini sudah tersedia melalui layanan pencairan dana jaminan hari tua (JHT) BPJS ketenagakerjaan sebesar 30 persen dari dana JHT milik peserta yang terkumpul.

Dana tersebut bisa digunakan untuk renovasi rumah maupun uang muka kredit perumahan jika peserta belum memiliki rumah. Pencairan tersebut dapat dilakukan oleh pekerja yang masih bekerja dan telah memasuki masa kepesertaan atau keanggotaan selama 10 tahun.

Manfaatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Memiliki rumah merupakan dambaan setiap pekerja. Begitu pula merenovasi rumah, juga menjadi keperluan pekerja yang telah memiliki rumah. Namun keinginan ini sering terhambat oleh tidak adanya dana maupun persyaratan uang muka kredit pemilikan rumah (KPR).

Selain melalui dana BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa memanfaatkan kredit tanpa agunan (KTA) dari berbagai bank untuk merenovasi rumah atau untuk keperluan mendesak lainnya, tidak termasuk uang muka rumah, dan kendaraan bermotor.

Saat ini, suku bunga KTA mulai melandai di kisaran 1,69 persen per bulan atau sekitar 20,28 persen setahun. Salah satu keuntungan KTA ialah memiliki cicilan tetap dan tidak perlu mengagunkan barang berharga Anda seperti rumah atau kendaraan.

Meskipun begitu, bunga KTA relatif lebih tinggi dari pinjaman dengan agunan seperti kredit rumah refinancing berjaminan rumah yang masih sekitar 13 persen per tahun. Hanya saja, kredit refinancing ini berfluktuasi sesuai suku bunga pasar dan mengagunkan aset berharga Anda.