BPK hingga KPK Dipersilakan Periksa BPJS Ketenagakerjaan

Posted: 4 bulan lalu

Selain melantik Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan, Presiden Joko Widodo juga melantik Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan. Seiring berjalannya waktu, dewan yang berkantor satu atap dengan dewan direksi itu ingin mempertegas fungsi dan tugasnya.

Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Wicaksono menjelaskan, bahwa tugas dan fungsi Dewas adalah melakukan pengawasan dari sisi internal, baik dari petugas hingga direksi.

"Kita mengkaji peraturan dewan direksi. Kemudian kita bentuk empat komite teknis kita rekrut profesional dari luar, dan ini satu best practice. Kemudian kita terus lakukan review, yang belum good governance kita benahi," tuturnya dalam acara Temu Dialog Dewas BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (9/1/2016).

Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan M Aditya Warman menambahkan, selain melakukan pengawasan internal juga mengatakan bahwa Dewas juga menjalin hubungan yang baik dengan pengawas eksternal seperti OJK, BPK, BPKP hingga KPK. Di mana dewas bersedia membantu pengawas eksternal untuk melakukan audit.

"Kami sangat ingin terbuka melalui mitra strategis, OJK mau masuk melakukan audit silakan, BPK juga silakan artinya Dewas ini pintu gerbang," pungkasnya.