Imbal Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan per November 2016 Capai Rp 20,91 Triliun

Posted: 2 bulan lalu

Keuntungan dari hasil investasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan per November 2016 mencapai Rp 20,91 triliun.

Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Isvansyah Utoh Banja mengatakan, yield of investment (YOI) per November 2016 mencapai double digit yakni 10,01 persen.

Menurut Utoh, banyak hal yang membuat kinerja kinerja investasi pada 2016 cukup bagus.. "Salah satunya alokasi aset, cara kita menempatkan dana, memilih emiten. Kedua, kondisi market juga mendukung. Akhir-akhir ini IHSG mengalami kenaikan," kata Utoh di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Utoh mengatakan, per November 2016 total dana kelolaan mencapai Rp 249,66 triliun, terdiri dari Dana Jaminan Sosial (DJS) dan BPJS. Pada periode sama tahun lalu, dana kelolaan sebesar Rp 199,84 triliun.

Rincian aset alokasi per November 2016 yakni deposito (9 persen), surat utang pemerintah (65 persen), saham (17 persen), reksadana (7 persen), properti dan penyertaan langsung (1 persen).

Untuk penempatan di infrastruktur, Utoh mengatakan, sekitar Rp 74,9 triliun atau 30 persen dana kelolaan diinvestasikan secara tidak langsung pada sektor infrastruktur.

"Untuk infrastruktur, kita tidak bisa terlalu luwes juga, karena investasi langsung itu kan kita mesti lihat risikonya," ucap Utoh.