Dewan Pengawas Minta BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Perusahaan Nakal

Posted: 11 hari lalu

Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan mengakui saat ini masih banyak perusahaan-perusahaan yang belum mengikuti program dari BPJS Ketenagakerjaan. Padahal sudah diamanatkan oleh Undang-Undang.

Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Poempida Hidayatulloh mengatakan, pihaknya sudah lama mendorong dewan direksi untuk mengungkapkan ke publik nama-nama perusahaan nakal tersebut.

"Sudah lama kita minta umumin saja perusahaan yang belum kooperatif. Bahkan, BUMN juga masih ada kok. Umumin saja ke publik. Direksi bilang apa itu enggak bikin kaget, ya kita bukanya soft," tuturnya dalam acara Temu Dialog Dewas BPJS Ketenagakerjaan dengan Insan Pers di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (9/1/2016).

Poempida menegaskan, dirinya akan terus mendorong dewan direksi untuk mengungkapkannya. Dia menargetkan, bisa mengungkapkan data tersebut di tahun depan.

Hal itu sebagai bentuk punishment bagi perusahaan-perusahaan yang belum kooperatif. "Tahun depan kita akan umumkan lewat sosial media," pungkasnya.